a:hover { color: #000fff; text-transform: uppercase; font-weight: bolder; font-size: 15px; background-image: url(http://i909.photobucket.com/albums/ac297/heryymanjala/th_stars1.gif); }

Laman

Klik!!!

Kamis, 07 Maret 2013

LA MADDUKELLENG



Lamaddukelleng diperkirakan lahir pada  tahun 1700  di daerah Peneki dan menghabiskan masa kanak-kanaknya di kampung kelahirannya. La Maddukelleng  memasuki masa akil  baliq ia pun  disunat secara Islam oleh orang tuanya La Matatikkak To Addatia (Arung Peneki) pada tahun 1713. meskipun La Maddukelleng seorang anak bangsawan, di kalangan anak remaja sebayanya  mempunyai kepribadian yang sama seperti anak-anak lainnya. Ia bergaual dan tumbuh bersama ia dicintai dan dipuji perangnya oleh rakyat karena La Maddukelleng senantiasa  menumbuhkan rasa simpatik  dari rakyat di sekelilingnya.
Dengan melihat  silsilah yang ditulis dalam Lontara, sangat jelas bahwa di tubuh La Maddukelleng mengalir  darah biru. Ia merupakan seorang  bangsawan tinggi dan merupakan  keturunan langsung dari La Tenri Bali-Batara Wajo.  Hasil perkwinannya  itu  lahirlah La Tompi Wanua – Arung Sailong yang kemudian kawin dengan  We Tenri Lawi , saudara La Tenri Ampa Arung Palakka. Dari perkawinanya lahirlah La Tadampare Puang ri Maggalatung Arung Matoa Wajo 4 lalu kawin dengan we Pegeri Arung Cabalu maka lahirlah dua orang anaknya masing-masing  la Pakoko To Nampe Arung Mato Wajo 5  dan Lamaddukelleng  Arung Peneki 1 yang kemudian mempersunting We Mappaolo Bombang.
Dari hasil perkawinan La Maddaremmeng Arung Peneki  dengan We Mappaolo Bombang, lahirlah anaknya yang bernama La Paturrusi Arung Peneki 2 dan kawin dengan We  Tasi, melahirkan anak yang bernama La Sangkuru  Arung Paneki 3 dan Arung Matoa Wajo 12. Lalu kawin lagi dengan We Tenri Pada anak Lamungkace To Uddama Arung Matoa  Wajo ke 11, maka lahirlah anak bernama La Tenri Gara-Arung Paneki kawin dengan Batari Toja Arung Menge  Ranreng  Talottenreng maka lahirlah La Matatikkan To Addatia- Arung  Peneki yang mempersunting We Tenri Angka – Arung  Singkang. Dari hasil perkawinan  ini kemudian  melahirkan seorang anak lelaki yang bernama La Maddukelleng. 

Tidak ada komentar: